Satu Kata: Aftersales! (Part 1)

aftersales1Kali ini kami ingin secara singkat membahas mengenai peluang bisnis apparel olahraga Nasional. Seperti sebelumnya telah sedikit kami singgung di rubrik Made in Indonesia, Dikenakan Para Legenda, bahwa kini olahraga Indonesia telah memasuki fase momentum peningkatan brand image ‘made in Indonesia’. Tolak ukurnya juga telah kami bahas sebelumnya bahwa kini ambil saja satu contoh konkrit berapa banyak tim sepak bola Indonesia yang bersponsor merek buatan Indonesia. Cukup atau bahkan sangat banyak bukan?!

Nah dengan fenomena semacam ini, kami memahami bahwa persaingan antar brand tentu juga pasti meningkat. Alih-alih black campaign dengan praktek-praktek menjatuhkan image lawan saing yang sebetulnya sudah ketinggalan jaman, kita nampaknya (dan semoga saja) mulai memasuki fase yang lebih elegan, yakni gimmic-war. Persaingan adu fitur dari sebuah jersey misalnya. Anti-odor, anti UV, lightweight material, beragam motif dan serat kain dan lain sebagainya apakah betul-betul dirasakan oleh pemakainya? Bisa iya, bisa juga tidak. Yang jelas kesemuanya itu bagi kami lebih memiliki titik berat pada gimmic-war, strategi marketing dan language game untuk menarik minat pasar.

Berlanjut ke pertanyaan yang lebih jauh, lalu dengan persaingan yang sedemikian ketat, bagaimana sebuah brand dapat memenangkan persaingan, atau setidaknya memperoleh loyal customer? Kami ingin memposisikan diri sebagai konsumen dan jawaban yang kami tawarkan adalah: Aftersales! Apakah itu after sales? Mengacu pada Oxford Dictionaries, “Aftersales is Offered or provided by a retailer or manufacturer after the sale of an item”. Sederhananya adalah pelayanan pasca pembelian. Ini adalah salah satu dari sekian langkah kunci untuk memenangkan hati para konsumen.

5star copy

Bayangkan ketika kita menjadi konsumen dan membeli sebuah jersey bola misalkan. Setelah barang tersebut sampai, tiba-tiba kita mendapatkan whatsapp message atau email berbunyi: “Selamat siang/sore kak, untuk pesanannya sudah diterima ya?! Apakah ada keluhan mengenai produk kami? Ataukah mungkin berminat dengan varian produk kami yang lain?”. Bayangkan apa yang akan terjadi ketika customer mendapatkan pelayanan semacam itu padahal barangkali mereka tidak mengeluarkan material uang yang sangat besar. Surprise surprise!

Dengan sedikit saja extra miles, sebuah brand akan meningkatkan potensi pembelian lanjutan, atau bahkan memperoleh advocate customer yang akan menjadi iklan berjalan, saking cocoknya dengan barang dan jasa yang diterima dari penyedia. Cukup masuk akal sampai di sini? Materi ini akan kami lanjutkan di artikel berikutnya, di part 2 esok. (bjw)

Subscribe memorabola.com di bagian bawah laman ini, dan ikuti terus updatenya.