Puncak Hegemoni Emas Indonesia di Asian Games 2018

medali_emas_asian_games_2018-169

Terlalu dini barangkali mengucapkan hal yang tertulis di judul. Tapi tunggu, apa yang bisa lebih heboh daripada dua catatan di bawah ini.

Hegemoni emas Indonesia, dalam sudut pandang tertentu, terutama berkaca pada prestasi dan jumlah medali emas yang dapat dikumpulkan kontingen Indonesia dalam sejarah keikutsertaannya di ajang Asian Games, tentu merupakan sebuah kejutan. Lonjakan prestasi olahraga yang luar biasa bagi Indonesia.

Namun kami boleh memilih, saya mencermati dua momen emas yang membuat gempar publik tanah air.

reuters-jonatan-christie-1

Pertama adalah selebrasi buka baju a la Jonatan Christie yang viral dan membuat kaum Hawa (dan juga Adam mungkin) histeris dan klepek-klepek. Emas tersebut turut meroketkan harga jersey Jojo, panggilan akrab Jonatan Christie, yang dilelang di acara amal untuk korban gempa di Nusa Tenggara Barat. Bayangkan, jersey putih yang dipakainya pada pertandingan final itu laku dengan harga fantastis 400 juta Rupiah!

Bahkan imbasnya, Joshua Suherman yang juga memiliki nama panggilan sama dengan Jonatan Christie, yakni Jojo, juga kecipratan mention-mention lucu di akunĀ twitter miliknya dan beberapa juga dibalasnya dengan twit-twit jenaka.

C__Data_Users_DefApps_AppData_INTERNETEXPLORER_Temp_Saved Images_pkzd763gfwxbumg6yj60

Momen kedua, emas pencak silat dari pesilat Hanifan Yudani Kusumah yang menghasilkan pelukan antara Bapak Presiden Jokowi dan Bapak Prabowo selaku ketua IPSI, dengan sang pesilat yang berada tepat di tengah mereka, seakan menjadi sebuah kode keras suasana damai dan kondusif yang ingin dibangun antara kedua kandidat yang akan memperebutkan kursi Presiden di pemilihan 2019 nanti.

Dua momen epic yang menjadi pelengkap hegemoni emas bagi sejarah keikutsertaan Indonesia di ajang Asian Games 2018! (*)